Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

gravatar

PERKALIAN VEKTOR

  • *PERKALIAN SKALAR DENGAN VEKTOR
Jika sebuah vektor A=Axi + Ayj + Azk dikalikan dengan suatu skalar b maka hasilnya adalah sebuah vektor baru C = bAxi + bAyj + bAzk
Contoh : A = 2i + 3j – 5k dan b = -2
Maka C = (-2) (2i + 3j – 5k) = -4i - 6j + 10k
  • PERKALIAN ANTARA DUA VEKTOR
oPerkalian titik antara dua vektor (dot product), dilambangkan dengan . (titik)
Pada perkalian vektor ada dua ketentuan :
    • nKomponen vektor yang sejenis (searah) misal I dengan I, j dengan j dan k dengan k menghasilkan nilai 1
    • nKomponen yang tidak sejenis (tegak lurus), misal j dengan k menghasilkan nilai 0
Contoh : diketahui dua vektor gaya:
F1 = 2i + 4j – 3k
F2 = -i + 2j – 2k
Maka F1. F2 = (2i + 4j – 3k).(-I + 2j – 2k)
= -2+8+6
=12
Perkalian silang (cross product), dilambangkan dengan x Pada perkalian silang, terdapat ketentuan:

i x j = k

j x k = I

k x i = j

j x i = -k
k x j = -I

i x k = -j

gravatar

BESARAN VEKTOR

besaran vektor Adalah besaran yang mempunyai besar dan arah
Contoh dari besaran vektor adalah kecepatan, gaya grafitasi, tekanan
Besaran tersebut tidak hanya mempunyai nilai, tapi juga bergantung terhadap arah, artinya bahwa nilai besaran tadi dapat berubah pada arah yang berbeda
Sebuah vektor dilukiskan sebagai sebuah anak panah, yang pangkalnya disebut titik tangkap dan ujung lainnya menunjukkan Arah vektor.
Panjang dari anak panah tersebut mewakili Nilai dari besaran fisika yang dimaksud artinya jika sebuah vektor memiliki panjang anak panah lebih besar dari yang lain maka Hal tersebut menunjukkan vektor tersebut lebih besar


gravatar

Besaran skalar

lBesaran Skalar Adalah besaran yang hanya mempunyai besar saja
lContoh dari besaran skalar adalah Massa benda, volume air, temperatur, jumlah mahasiswa, waktu, temperature dll
lBesaran tersebut tidak tergantung terhadap arah dan hanya mempunyai nilai, artinya bahwa dari arah manapun kita mengukurnya tetap sama

Sorotan